Kemuning
Kemuning (Murraya
paniculata) atau
nama sinonimnya Murraya exotica L.; Murraya banati Elm; Chalas paniculata,
merupakan tumbuhan tropis yang dapat mencapai tinggi 7 meter dan berbunga
sepanjang tahun. Daunnya seperti daun jeruk, cuma berukuran lebih kecil, sering
digunakan sebagai tumbuhan hias atau tumbuhan pagar. Bunganya terminal dan
harum, petal 12-18 mm, panjang, putih. Buahnya akan berwarna merah sampai
oranye jika sudah matang.
Nama ilmiah Kemuning:
Murraya paniculata
Nama daerah Kemuning:
Nama-nama daerah tanaman Kemuning tersebut
antara lain kemuning, kumuning (Jawa), kamuninq, jenar (Sunda), kemoning,
kajeni (Bali), kamoneng (Madura), kamunieng (Minangkabau).
Kandungan Kimia dan Efek farmakologis Kemuning :
Kemuning memiliki rasa pedas, pahit, dan
bersifat hangat. Beberapa bahan kimia yang terkandung dalam daun kemuning di
antaranya methyl anthranilat, -caryophyllen, geramol, carene-3, eugenol,
citronellol, methyl saUcy/ate, s-quaiazulena, osthol, peniculatin,
ourniurrayin, bisabolene, dan cedinene. Bunga kemuning mengandung scopoletin.
Buahnya mengandung semi-a-carotenon. Sementara kulitnya mengandung mexotionin,
5-7-dimethoxy-8-(2,3-dihydroxyisopentyl) coumarin.
Efek farmakologis yang dimiiki oleh kemuning di
antaranya anastesia (mematikan rasa), sedatif (penenang), antiradang
(anti-inflamasi), antirematik, antiswelling (penghilang bengkak), antitiroida,
dan pelancar peredaran darah. Akar, batang, dan daun untuk mengobati rematik,
sakit pinggang (lumbago), saidt gigi, radang otak (epidemik encephalitis B),
local anasthesia, radang buah zakar (orkhitis), radang saluran napas
(bronkhitis), infeksi saluran kencing, batu kandung kencing, batu ginjal, haid
tidak teratur (irregular menstruation), keputthan (leucorrhea) , lemak tubuh
berlebihan (obesitas), gigitan serangga, ular, bisul (furunculus), koreng,
eksema, borok (ulcerpain), gatal-gatal (pruritus), keseleo, terantuk, memar
terpukul (haematoma), kulit kasar, serta tukak lambung.
Khasiat dan Manfaat
Kemuning
Bagian yang digunakan sebagai obat:
Daun, ranting dan akar. Kulit batang juga berkhasiat obat.
Daun dan ranting berguna untuk
mengatasi:
ü radang buah zakar (orchitis), radang saluran napas
(bronkitis), infeksi saluran kencing, kencing nanah,
ü keputihan,
ü datang haid tidak teratur,
ü lemak tubuh berlebihan, pelangsing tubuh, nyeri pada
tukak (ulkus), sakit gigi,
ü kulit kasar.
Akar berguna untuk mengatasi:
ü memar akibat benturan atau terpukul, nyeri rematik,
keseleo,
ü digigit serangga dan ular berbisa, bisul, ekzema,
koreng.
ü epideniik encephalitis B.
Kulit batang berguna untuk mengatasi:
ü sakit gigi, nyeri akibat luka terbuka di kulit atau
selaput lendir (ulkus).
Cara pemakaian obat tradisional:
Akar dan daun kering sebanyak 9- 1 5 g atau daun segar sebanyak 30-60 g,
direbus atau direndam arak, lalu rninum. Untuk pemakaian luar, daun segar dipipis
lalu diletakkan pada tempat yang sakit, atau direbus, airnya untuk cuci.
1. Batu ginjal dan bath
kandung kemih
Cuci bersih 30 g daun
kemuning segar, lalu jus dalam 150 ml air. Saring hasil jusnya, lalu minum
sekaligus satu kali sehari.
2. Bisul
Cuci bersih 30 g akar
kemuning kering dan 30 g cocor bebek (Kalanchoe pinnata), lalu potong-potong.
Rebus kedua bahan tersebut dalam 600 ml air sampai tersisa 200 ml. Setelah
dingin, saring air rebusannya, lalu minum dua kali sehari masing-masing 100 ml.
3. Datang haid tidak
teratur
Cuci bersih 30 g akar kemuning kering, 30 g daun dewa (Gynura segetum L.), dan
15 g umbi rumput teki (Cyperus rotundus L.). Potong-potong semua bahan, lalu
rebus dalam 600 ml air sampai tersisa 200 ml. Setelah dingin, saring air
rebusannya, lalu minum dua kali sehari masing-masing 100 ml.
4. Eksim (eksema)
Rebus daun dan batang kemuning dengan air secukupnya. Cuci bagian yang sakit
dengan menggunakan air rebusan.
5. Infeksi saluran
kencing
Cuci bersih 30 g akar kemuning kering 15 g, meniran (Phyllant bus urinaria L.),
dan 20 g sambiloto (Androgaphis paniculata Nees.). Rebus ketiga bahan tersebut
dalam 600 ml air sampai tersisa 300 ml. Setelah dingin, saring air rebusan,
lalu minum 3 kali sehari masing-masing 100 ml.
6. Keseleo dan terantuk
Cud bersih 30 g akar kemuning kering dan 30 g daun dewa (Gyiwra segetirni L.),
lain rebus dalam 600 ml air sampai tersisa 200 ml. Setelah dingin, saring air
rebusannya, lalu minum dua kali sehari masing-masing 100 ml.
7. Kegemukan (obesitas)
Cud bersih 10 g daun kemuning, 15 g bangle (Zingiberpurpureum Roxb.), 10 g temu
hitam (Curcurna aeruginosa Roxb.), dan 1 jari kulit pulai (Alstonia scholaris
R. Br.), lalu potong-potong. Rebus semua bahan dalam 1 liter air sampai mendidih
dan tambahkan perasan jeruk nipis (Citrus aurantifolia). Saring air rebusannya,
lain minum 2 kali sehari masing-masing 200 ml.
8. Keseleo dan memar terpukul
Rebus daun kemuning secukupnya dengan sedikit air. Tempelkan daun rebusan yang
masih hangat pada bagian badan yang sakit.
9. Keputihan
(leucorrhea)
Cud bersih 30 g daun kemuning kering dan 80 g daun lidah buaya (Aloe Vera) yang
sudah dikupas kulitnya, lalu tambahkan gula aren (Arenga pinnata Merr.)
secukupnya. Rebus dalam 600 ml air sampai tersisa 300 ml. Setelah dingin,
saring air rebusannya, lalu minum tiga kali sehari masing-masing 100 ml.
10. Kulit terasa kasar
(menghaluskan kulit)
Campur 50 g daun kemuning, 50 g temu giring (Curcuina heynecina), 25 g kulit
jeruk purut (Citrus hystrix DC.), dan 150 g beras ketan (Oryza satire var.
glutinosa) yang sudah direndam sehingga menjadi lunak. Tumbuk sampai halus
seluruh bahan, lalu keringkan. Tambahkan 1 sendok teh garam, lalu tumbuk lagi
sehingga menjadi bubuk kemudian ayak. Ambil 1—2 sendok makan bubuk tersebut
lalu tambahkan sedikit air. Oleskan campuran bahan pada kulit yang kasar.
lakukan pengolesan satu kali setiap hari.
11. Luka, bisul (furunculus) , eksim (eksema),
dan gatal-gatal
(pruritus)
Rendam akar kemuning secukupnya dalam arak hingga seluruh bagian akar terendam
selama 1 bulan. Oleskan hasil rendaman tersebut pada kulit yang sakit.
12. Radang buah zakar
(orkhitis)
Cuci bersih 30—40 g akar kemuning segar, 20 g sambiloto (Androgaphis paniculata
Nees), dan telur bebek yang sudah direbus dan dibuang kulitnya. Rebus semua
bahan dalam 600 ml air sampai tersisa 200 ml. Setelah dingin, saring air
rebusannya, lalu minum air rebusan dan makan telur bebeknya
13. Radang otak
(ensefalitis)
Cuci bersih 30—60 g daun kemuning segar, lalu rebus dalam 600 ml air sampai
tersisa 300 ml. Saring air hasil rebusan lalu minum sekaligus satu kali sehari
saat masih hangat.
14. Rematik menahun
Cuci bersih 15—30 g akar kemuning kering, 10 g jahe merah (Zingiber officinale
Rose.), dan 15 g temulawak (Curcuma xanthorrhiza). Rebus semua bahan dalam 400
ml air sampai tersisa 200 ml. Setelah dingin, saring air rebusannya, lain minum
dua kali sehari masing-masing 100 ml.
15. Rematik dan memar terpukul
Cuci bersih 13—30 g akar kemuning kering dan ‘5 g jahe merah (Zingiber
offidnale Rose.) lain rebus dalam 600 ml air sampai tersisa 200 ml. Setelah
dingin, saring air rebusannya, lain minum dua kali sehari masing-masing 100 ml.
16. Sakit pinggang
(lumbago)
Cuci bersih 30 g akar kemuning kering dan 10 g jahe merah (Zingiber officinale
Rose.), lain rebus dalam 400 ml air sampai tersisa 200 ml. Setelah dingin,
saring air rebusannya, lalu minum dua kali sehari masing-masing 100 ml.
17. Tukak lambung
Cuci bersih ‘5 g daun kemuning kering, 8o g daun lidah buaya (Aloe vera) yang
sudah dikupas kulitnya, dan 5 g jahe kering (Zinginer officinale). Rebus semua
bahan dalam 400 ml air sampai tersisa 200 ml. Setelah dingin,saring air
rebusannya lalu minum. Setelah dingin, saring air rebusannya, lalu minum dua
kali sehari masing-masing 100 ml.
Itulah Manfaat dan Khasiat Kemuning Jika ada saran dan kritik jangan ragu untuk
menyampaikan. Jika ada khasiat lain yang belum tertera silakan tinggalkan
komentar semoga bermanfaat bagi kita semua.
Terima Kasih.....